Wednesday, June 15, 2011

biografi korea utara

Korea Utara, secara resmi disebut Republik Demokratik Rakyat Korea (Hangul: 조선민주주의인민공화국, Chosŏn Minjujuŭi Inmin Konghwaguk), adalah sebuah negara di Asia Timur, yang meliputi sebagian utara Semenanjung Korea. Ibukota dan kota terbesarnya adalah Pyongyang. Zona Demiliterisasi Korea menjadi batas antara Korea Utara dan Korea Selatan. Sungai Amnok dan Sungai Tumen membentuk perbatasan antara Korea Utara dan Republik Rakyat Cina. Sebagian dari Sungai Tumen di timur laut merupakan perbatasan dengan Rusia. Penduduk setempat menyebut negara ini Pukchosŏn (북조선, "Chosŏn Utara").
Semenanjung Korea diperintah oleh Kekaisaran Korea hingga dianeksasi oleh Jepang setelah Perang Rusia-Jepang tahun 1905. Setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, Korea dibagi menjadi wilayah pendudukan Soviet dan Amerika Serikat. Korea Utara menolak ikut serta dalam pemilihan umum yang diawasi PBB yang diselenggarakan di selatan pada 1948, yang mengarah kepada pembentukan dua pemerintahan Korea yang terpisah oleh zone demiliterisasi. Baik Korea Utara maupun Korea Selatan kedua-duanya mengklaim kedaulatan di atas seluruh semenanjung, yang berujung kepada Perang Korea tahun 1950. Sebuah gencatan senjata pada 1953 mengakhiri pertempuran; namun kedua-dua negara secara resmi masih berada dalam status perang, karena perjanjian perdamaian tidak pernah ditandatangani.[9] Kedua negara diterima menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1991.[10] Pada 26 Mei 2009, Korea Utara secara sepihak menarik diri dari gencatan senjata.[11]
Korea Utara adalah sebuah negara satu-partai di bawah front penyatuan yang dipimpin oleh Partai Buruh Korea.[12][13][14][15] Pemerintahan negara mengikuti ideologi Juche, yang digagas oleh Kim Il-sung, mantan pemimpin negara ini. Juche menjadi ideologi resmi negara ketika negara ini mengadopsi konstitusi baru pada 1972,[16] kendati Kim Il-sung telah menggunakannya untuk membentuk kebijakan sejak sekurang-kurangnya awal tahun 1955.[17] Sementara resminya sebagai republik sosialis, Korea Utara dipandang oleh sebagian besar negara sebagai negara kediktatoran totaliter stalinis.[13][14]

Ibu kota
(dan kota terbesar) Pyongyang
39°2′N 125°45′E / 39.033°LU 125.75°BT / 39.033; 125.75
Bahasa resmi Korea
Demonim Bangsa Korea, Bangsa Korea Utara
Pemerintahan Republik, Sosialis, Komunis, Juche
- Presiden Abadi Kim Il-sung
(sudah wafat)[a]
- Pemimpin Tertinggi[2][3] Kim Jong-il
- Ketua Komisi Pertahanan Kim Jong-il
- Ketua Presidium Kim Yong-nam[b]
- Kepala Pemerintahan Choe Yong-rim
Legislatif Majelis Tertinggi Rakyat
Pembentukan
- Pernyataan kemerdekaan 1 Maret 1919
- Pembebasan 15 Agustus 1945
- Deklarasi resmi 9 September 1948
Luas
- Total 120,540 km2 (98)
- Air (%) 4,87
Penduduk
- Perkiraan 2009 23.906.000[4] (51)
- Kepadatan 198,3/km2 (55)
PDB (KKB) Perkiraan 2009[5][6]
- Total $40 miliar (94)
- Per kapita $1.900 (188)
PDB (nominal) Perkiraan 2009[6]
- Total $28.2 miliar (88)
- Per kapita $1.244[7] (139)
Gini (2009[8]) n/a (rendah)
Mata uang Won (₩) (KPW)
Zona waktu Korea Standard Time (UTC+9)
- Musim panas (DST) (UTC+10, tidak diberlakukan)
Format tanggal tt, tttt년 bb월 hh일
tt, tttt/bb/hh (Masehi–1911, CE)
Lajur kemudi kanan
Ranah Internet .kp
Kode telepon 850

sumber : wikipedia

0 komentar

Post a Comment